Sejarah Oven Microwave

Penggunaan frekuensi ultra tinggi/gelombang mikro untuk memanaskan material/bahan yang bersifat isolator sebenarnya telah mulai diujicoba pada tahun 1930, namun efeknya terhadap makanan ditemukan secara tidak sengaja pada tahun 1945.

Adalah Percy Spencer seorang ilmuwan independen dari Amerika yang secara tidak sengaja menemukan hal tersebut. Ketika itu ia tengah bekerjasama dengan Raytheon untuk memproduksi magnetron bagi penggunaan radar. Magnetron adalah tabung vakum yang menghasilkan gelombang mikro lazim digunakan oleh perangkat radar untuk mendeteksi objek di angkasa.

Kala itu Spencer tengah berdiri di hadapan perangkat radar yang berisi magnetron aktif. Lambat laun dia menyadari bahwa coklat (candybar) dalam kantongnya mulai meleleh akibat radiasi gelombang mikro dari magnetron tersebut. Spencer kemudian mulai melakukan eksperimen dengan popcorn dan telur. Eksperimen tersebut membuahkan hasil meski telur2 yang dicoba meledak ketika “ditembak” dengan gelombang mikro.

Spencer kemudian membangun kotak dengan bahan metal untuk membungkus makanan tersebut ketika sedang proses penembakan oleh gelombang mikro. Dengan adanya kotak tersebut ternyata waktu yang dibutuhkan untuk mematangkan berbagai makanan menjadi jauh lebih singkat, hal ini karena temperatur dalam kotak meningkat drastis dengan tidak adanya kebocoran energi gelombang mikro.
8 Oktober 1945, Raytheon mempatenkan proses memasak dengan gelombang mikro hasil penemuan Percy Spencer dan metode tersebut langsung diujicoba untuk kalangan industri dengan memadukan oven biasa yang diberi gelombang mikro untuk proses memasak.

Tahun 1947, Raytheon menciptakan Radarange, yaitu oven microwave pertama di dunia. Spesifikasi dan dimensi Radarange termasuk tidak lazim dibanding dengan oven saat ini, dapat dibayangkan Radarange memiliki tinggi 1.8 meter, dilengkapi dengan pendingin air, dan dijual bagi kalangan pengusaha dengan harga USD5000. Bukan itu saja, konsumsi listriknya pun termasuk fantastis yaitu 3000 watt, 3 x lipat dari oven microwave modern.

Tahun 1954, Radarange diproduksi bagi kalangan umum/rumah tangga dengan harga USD2000-3000 dan dengan perkembangan teknologi magnetron, konsumsi listriknya turun menjadi 1600 watt.
Tahun 1967 Raytheon bekerjasama dengan Amana Corp. memproduksi Radarange dengan model yang dapat diletakkan diatas meja dapur. Dengan semakin meluasnya penggunaan oven microwave dan penjualan lisensi oleh Raytheon pada pihak ketiga, maka harga penjualan oven microwave dapat diturunkan menjadi USD495.

Model oven microwave modern pertama kali diluncurkan oleh Litton Industries. Model inilah yang umum digunakan sampai saat ini. Litton juga mengembangkan teknologi baru pada magnetron oven sehingga oven dapat dihidupkan dalam kondisi tanpa beban (tanpa ada benda di dalam oven).

Saat itu kebanyakan sistem oven microwave dibuat oleh perusahaan kontraktor di bidang pertahanan keamanan, hanya Litton yang bergerak di bidang bisnis restoran, alhasil ketika model dan teknologi baru ini diperkenalkan pada khalayak melalui pameran kamar dagang dan industri di Chicago, pertumbuhan oven microwave meningkat dengan pesat hingga mencapai angka penjualan 1 juta oven microwave pada tahun 1975.

Pada tahun yang sama oven microwave juga masuk ke pasar Jepang dan oleh ilmuwan2 Jepang teknologi magnetron direkayasa sehingga dapat menghasilkan unit magnetron yang lebih baik menggunakan komponen yang jauh lebih murah. Ditambah dengan semakin banyaknya industri yang bergerak di bidang yang sama, alhasil harga penjualan microwave dapat lebih ditekan lagi.

Microwave (kata ini menjadi standar sejak medio 70-an) yang awalnya hanya diaplikasikan bagi industri skala besar, memasuki akhir tahun 70-an telah menjadi standar perlengkapan dapur rumah tangga, hal ini didukung pula dengan masuknya teknologi mikroprosesor yang membuat penggunaan microwave pun semakin jauh lebih mudah.

Pada tahun 1971 hanya 1% dapur rumah di AS menggunakan microwave, jumlah ini meningkat menjadi 25% pada tahun 1986 dan pada saat ini hampir 90% dapur rumah di AS telah dilengkapi dengan microwave.

0 komentar:

Poskan Komentar